Catatan Peristiwa Penting di bulan Agustus 2008


Catatan peristiwa penting yang aku alami di bulan Agustus 2008, diawali pada hari Sabtu, 2 Agustus 2008. Pada hari itu, aku diajak Ibu untuk menghadiri acara Reuni Rekan-rekan Sejawat Ibu dan (Alm) Bapak dari PT. ELNUSA-Jakarta (Elektronik Nusantara). Hasil dari pertemuan tersebut, aku mendapatkan informasi mengenai adanya lowongan pekerjaan untuk mengajar di biMBA-AIUEO (bimbingan Minat Baca dan Belajar Anak untuk usia 3-6 tahun). Aku tertarik untuk segera menyiapkan surat lamaran, karena pada tahun 2004 aku pernah mengajar komputer untuk anak-anak usia 4-12 tahun.Sehari kemudian, dalam rangka memperingati hari kelahiran (Alm) Bapak pada tanggal 15 Agustus 2008, rencananya keluarga kami ingin mengganti nisan (Alm) Bapak menjadi lebih bagus sebagai tanda kasih. Maka pada hari Minggu, 3 Agustus 2008, aku bersama Ibu dengan diantar Om (adik kandung Ibu), pergi ke salah seorang pengrajin batu nisan untuk memesan batu nisannya (Alm) Bapak. Pesanan batu nisan tersebut akan siap pada tanggal 10 Agustus 2008.

Senin, 4 Agustus 2008 aku berniat untuk mengirimkan surat lamaran dan daftar riwayat hidup melalui jasa pengiriman kilat ke Kantor Pusat biMBA-AIUEO, tapi karena sesuatu hal…niatku tersebut tertunda hingga hari Kamis, 7 Agustus 2008. Akhirnya, aku langsung membawa amplop coklat berisi surat lamaran kerja dan daftar riwayat hidup ke Kantor Pusat biMBA-AIUEO di Jakarta Barat.

biMBA-AIUEO LOGO

Kamis, 7 Agustus 2008 aku tiba di Kantor Pusat biMBA-AIUEO sekitar jam 13:20 WIB, langsung dipersilakan duduk di ruang tunggu lantai 2. Setelah 10 menit menunggu, aku bersama pelamar kerja yang lain diharapkan untuk mengisi buku tamu. Dan tanpa ada instruksi dari Sang Penerima Tamu tadi, kami diberikan lembaran-lembaran kertas soal Psikotes berikut lembar jawabannya.

Berdasarkan pengalamanku di tempat kerja sebelumnya, bagian HRD sudah sepantasnya memberikan pengarahan dan menentukan batas waktu saat mengerjakan soal-soal psikotes kepada para pelamar kerja. Tapi di biMBA-AIUEO ini, ngga ada instruksi apapun dari pihak HRD-nya. Ajaib, kan?

Alhamdulillah, jam 14:40 WIB aku berhasil menyelesaikan psikotes sebanyak 200 butir soal dan pengisian biodata pelamar kerja. Kata Sang Penerima Tamu tadi,”Bagi yang sudah selesai mengerjakan psikotes, besok kesini lagi jam 10:00 WIB untuk Tes Wawancara.”

Jum’at, 8 Agustus 2008 aku tiba di biMBA-AIUEO jam 09:30 WIB (masih ada waktu untuk istirahat dan menenangkan pikiran). Maklum deh…kali terakhir aku di tes wawancara kerja tahun 2005! Yaitu saat melamar kerja sebagai Pengajar Komputer untuk siswa TK B sekaligus Tenaga Administrasi di Taman Bermain Islam Sabilia-Jakarta Timur.

Beberapa saat setelah aku duduk di ruang tunggu, tiba-tiba penerima tamu dari biMBA-AIUEO menghampiriku dengan bertanya,”Ibu Ika sudah memberikan Surat Lamaran Kerja atau belum ya?” “Sudah, Bu, kemarin sebelum psikotes.” Dalam hatiku,”Kemana nih..surat lamaran kerjaku yang kemarin? Jangan-jangan sudah disisihkan!”
Langsung deh…melintas pikiran buruk di otakku! Kan ngga mungkin banget sudah ikut psikotes, tapi belum menyerahkan Surat Lamaran Kerja dan Daftar Riwayat Hidup!

Saat menunggu giliran, aku memperhatikan Ibu yang bertanya tadi. Dia sibuk untuk mengaduk-aduk seluruh kumpulan Surat Lamaran Kerja dari para pelamar kerja yang sudah “tersusun rapi” di mejanya. Entah surat lamaran kerjaku yang sudah kuberikan kemarin, tersimpan di sebelah mana?

Alhamdulillah, akhirnya aku mendapat urutan ke-5 untuk tes wawancara sekitar jam 11:00 WIB. Pewawancara cukup membuat suasana hati jadi tegang, karena aura wajahnya “dingin” dan cara bertuturnya juga seperti mesin penjawab telepon.
Ih…benar-benar menyeramkan!

Saat wawancara, tidak ada gambaran mengenai honor yang akan diterima, jika bergabung di biMBA-AIUEO. Karena setelah tes wawancara akan diadakan Pelatihan selama 5 hari kerja dari jam 08:00 s/d jam 16:00 WIB. Honor akan diberitahu setelah dinyatakan diterima untuk bergabung di biMBA-AIUEO.

Aku keluar dari ruangan tes wawancara jam 11:30 WIB. Dalam perjalanan pulang, aku merasa banyak terjadi keganjilan saat proses penerimaan tenaga kerja di biMBA-AIUEO ini. Keputusan akhir dari hasil wawancara, aku serahkan semua kepada Allah SWT.

Sabtu, 9 Agustus 2008 aku mendapat telpon dari biMBA-AIUEO untuk mengikuti Pelatihan selama 5 hari kerja mulai dari hari Senin, 11 Agustus 2008 hingga hari Jum’at, 15 Agustus 2008 dari jam 08:00 s/d 16:00 WIB. Selama 5 hari kerja tersebut, tidak boleh ada yang izin tidak hadir karena suatu alasan apapun. Jika ada izin tidak hadir, maka secara otomatis dianggap telah mengundurkan diri dari biMBA-AIUEO.

Minggu, 10 Agustus 2008 kami sekeluarga mengambil pesanan batu nisan (Alm) Bapak yang baru dan langsung dibawa untuk diletakkan di atas pusara (Alm) Bapak. Alhamdulillah, sekarang nisannya (Alm) Bapak sudah keren deh! Semoga (Alm) Bapak merasa bahagia atas pemberian tanda kasih dari kami. Amin.

Di pagi hari Senin, 11 Agustus 2008 aku bersiap-siap untuk pergi ke biMBA-AIUEO di wilayah Jakarta Barat. Berdasarkan keterangan melalui telpon dua hari yang lalu, pelatihan akan dimulai jam 08:00 WIB. Oleh karena itu, aku berangkat dari rumah jam 05:45 WIB (supaya ngga kena macet). Aku tiba di pintu gerbang Kantor Pusat biMBA-AIUEO jam 07:30 WIB. Disana aku bertemu dengan peserta-peserta pelatihan dari wilayah lain.

Ternyata….pelatihan baru dimulai jam 09:00 WIB. Hmm…lumayan lama menunggu di kelas. Sebelum pelatihan dimulai, kami diinstruksikan untuk mengenalkan diri masing-masing di depan kelas. Dalam perkenalan diri tersebut, kami diwajibkan untuk menyebutkan Nama, Tempat tinggal, Status, Cita-cita dan Harapan. Yang cukup membuatku agak asing dan lucu, yaitu saat menyebutkan status. Karena para peserta pelatihan diumpamakan suatu Perguruan Tinggi Swasta (sehubungan dengan pekerjaan yang berada di bimbingan belajar). Jika statusnya masih Single, sebutkan:”Swasta”, jika sudah ada yang punya, sebutkan:”Diakui” dan jika sudah menikah, sebutkan:”Disamakan *K-…” (*Kawin-sebutkan jumlah anak yang dimiliki).

Pada hari Rabu, 13 Agustus 2008, aku mendengar kabar buruk dari salah seorang peserta pelatihan di biMBA-AIUEO yang pernah mengikuti pelatihan sebelumnya. Menurutnya, para peserta yang telah diikutsertakan dalam pelatihan 5 hari kerja ini, belum tentu lulus untuk diterima bergabung di biMBA-AIUEO. Waduh…! Aneh lagi nih! Kalau ujung-ujungnya ngga diterima kerja di biMBA-AIUEO, kenapa yang tidak lulus tes sebelumnya dipanggil untuk ikut pelatihan? Cuma bikin GR saja, padahal belum tentu diterima kerja di biMBA-AIUEO.

Selama pelatihan berlangsung (tanggal 11-15 Agustus 2008), para peserta pelatihan merasa sudah akrab satu sama lain, walaupun materi yang diberikan belum benar-benar terekam di otak. Dan suasana yang paling menyedihkan, yaitu saat detik-detik session terakhir dengan materi ESQ yang diberikan oleh pemilik biMBA-AIUEO sendiri. Diantara para peserta pelatihan ada yang sampai meneteskan air mata, karena teringat suatu hal. Tepat jam 16:00 WIB terjadi peristiwa penutupan pelatihan. Para peserta pelatihan saling bersalaman dan memohon maaf kepada para pengajar. Kami (para peserta pelatihan) baru keluar dari pintu gerbang biMBA-AIUEO jam 16:30 WIB.

Di hari Sabtu, 16 Agustus 2008 sekitar jam 07:00 WIB kami sekeluarga baru sempat berziarah ke makam (Alm) Bapak di TPU Pondok Kelapa-Jakarta Timur untuk memperingati hari kelahiran (Alm) Bapak. Semoga (Alm) Bapak merasa lebih damai dengan kiriman do’a yang kami panjatkan. Amin.

Minggu, 17 Agustus 2008, Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-63 tahun. Aku mengikuti upacara 17-annya dari rumah melalui siaran langsung di televisi. Soalnya,keluargaku sudah ngga pernah dapat undangan ke Istana Negara RI lagi. Zamannya aku masih duduk di bangku SD, keluargaku pernah mengikuti pelaksanaan upacara memperingati Dirgahayu Kemerdekaan RI secara langsung di Istana Negara RI. Setelah upacara berlangsung, para undangan yang hadir diberikan tas yang berisi kenang-kenangan (warnanya serba Merah-Putih). Tapi sekarang kenang-kenangannya ngga tahu deh..ada dimana? Kejadiannya sudah lama banget sih!

Sedangkan untuk acara berbagai macam perlombaan tingkat RT di lingkungan rumahku mulai berkurang. Hanya pawai nasional antar RT se-Kelurahan saja yang berlalu-lalang di depan rumah.

Senin, 18 Agustus 2008 diadakan acara Jalan Santai Keluarga untuk memperingati Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-63. Aku turut berperan-serta bersama Ibu untuk meramaikan acara tersebut. Alhamdulillah, RT kami mendapatkan juara II untuk nilai kekompakkan antar RT se-Kelurahan.

Kamis, 28 Agustus 2008 salah seorang Eyang Putri (Tantenya Ibu) wafat dalam usia 80 tahun karena sakit jantung dan paru-paru. Almarhumah adalah mantan prajurit wanita RI, sehingga dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata-Jakarta. Hal ini merupakan pengalaman pertamaku untuk mengantarkan jenazah seorang mantan pahlawan. Sebagai penghormatan terakhir, diadakan Upacara Khusus dari Pasukan Tentara dengan mengeluarkan tembakan-tembakan Salvo.

Sabtu, 30 Agustus 2008 aku pergi mengantar Bowo (adikku) dan Bagas (temannya Bowo) ke Grand Indonesia Shopping Town-Jakarta untuk mengikuti ajang Kontes Yo-yo se-Indonesia 2008 mulai dari jam 14:00 s/d 19:00 WIB yang disponsori oleh Female & Sister Magazines. Bersamaan dengan itu, ada acara Grand Female Photo Festival Indonesia 2008 dari Universitas Tarumanegara-Jakarta.

Alhamdulillah…di acara Kontes Yo-yo tersebut, Bowo berhasil meraih ranking 6 besar se-Indonesia divisi 1 A (String Trick). Bagi para peserta Kontes Yo-yo yang berhasil mencapai peringkat 10 besar, diberikan kenang-kenangan berupa Goodie Bag dari Majalah Sister Indonesia yang berisi : Kaos imut, Majalah Sister Indonesia, Sticker Yo-yo Indonesia dan Duncan String Cutter untuk tali Yo-yo.

Ada juga selebriti yang hadir di acara tersebut, diantaranya adalah : Vincent sebagai bintang tamu dari Yo-yo Indonesia (anggota komunitas Yo-yo Indonesia) dan Om Rudy Wowor sebagai “Bapak Asuh”-nya para model dari majalah Sister Indonesia. Sayangnya, aku ngga buat dokumentasinya.

Demikianlah catatan peristiwa penting yang aku alami selama bulan Agustus 2008.

Berhubung blog ini sudah Lulus Sensor, mohon maaf bila catatan peristiwa pentingnya ngga disajikan secara rinci.

Terima kasih, telah meluangkan waktunya untuk “ngintip” blogku.

2 thoughts on “Catatan Peristiwa Penting di bulan Agustus 2008

  1. gmn akhir cerita tes di Bimba?, saudaraku skrg lg ikut pelatihan di Bimba Jakarta, tp kami sklg khawatir karena pelatihannya kok lama smp 1 bulan dan kata saudaraku bisa 3 bulan, dia melamar utk ditempatkan di Purwokerto.

    • pengalaman saya saat mengikuti pelatihan di Bimba hanya seminggu. tapi setelah berakhir, penempatannya tidak efiensi waktu kerja dengan tempat tinggal saya. jadi saya tidak menerima tawaran yang diberikan oleh Bimba. untuk pelatihan Bimba yang terbaru, mohon maaf saya tidak mengerti bagaimana kelanjutannya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s