Sinetron Indonesia


sgtv

Sinetron Indonesia saat ini banyak mengalami kemajuan di bidang kekerasan terhadap sesama makhluk hidup ciptaan Allah SWT. Tema dari sinetron yang sudah tayang, sebagian besar hanya menuntut harta waris dari saudaranya yang kaya raya dan memperlihatkan tindak kejahatan, penindasan, penyiksaan terhadap kaum yang lemah.
Apakah tema harta waris dan kekerasan menjadi tema wajib di sinetron Indonesia?  Demi mengejar rating, sinetron dibuat asal jadi, namun hasilnya tidak pantas untuk disaksikan.  Para produser sinetron terkesan tidak menyeleksi terlebih dulu intisari dari skenario sinetron sebelum ditayangkan.
Sebagai contoh sinetron yang baik, cobalah untuk mengingat kembali sinetron-sinetron hasil karya Bp. H. Deddy Mizwar : “Lorong Waktu” dan “Para Pencari Tuhan.” Di sinetron-sinetron tersebut memberikan nuansa menghibur yang disisipkan unsur pendidikan agama Islam, memberikan nasehat kepada seseorang tanpa kesan menggurui dan juga memperlihatkan keaslian budaya bangsa Indonesia.
Sangat disayangkan, bila para sineas kita cenderung menyia-nyiakan kesempatan untuk berkarya dengan membuat sinetron yang kurang berbobot dan tidak mengandung unsur pendidikan, seni dan budaya bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s