Perjuangan Seorang Ibu


Di setiap hidupku akan selalu ada kasih sayang seorang ibu, walaupun kami memiliki banyak perbedaan pendapat. Perjuangan seorang ibu dimulai saat aku terlahir di dunia. Kemudian, saat (alm) bapakku mengalami sakit yang berkepanjangan dan kesulitan dalam bidang ekonomi beberapa tahun yang lalu. Ibuku tanpa putus asa selalu berdo’a dan berusaha untuk mencari jalan keluar, agar (alm) bapak dapat terselesaikan masalahnya.

Ibu…engkaulah pahlawanku di dunia ini. Ibuku seorang wanita yang religius, pantang menyerah, murah hati dan humoris terhadap setiap orang yang baru dijumpai di berbagai kesempatan, namun tidak ada manusia yang sempurna. Terkadang ibuku terlalu baik hati, sampai pada akhirnya tidak sadar bahwa dirinya sudah dimanfaatkan segala fasilitasnya oleh orang yang licik.

Perjuangan ibuku tak hanya di sekitar lingkungan rumah tangga saja, di dalam karir pun ibuku selalu berjuang untuk memperoleh prestasi yang baik di kantornya. Sebagai seorang supervisor di salah satu perusahaan asuransi ternama di Indonesia, ibuku siap membantu agennya dan masyarakat yang memerlukan asuransi. Karena pada umumnya, sebagian dari masyarakat Indonesia masih belum faham manfaat asuransi. Oleh sebab itu, ibuku gencar mencari seorang agen asuransi yang baru untuk membantu memasarkan asuransi kepada calon nasabah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ibuku pernah mengalami getirnya hidup, karena hanya dilihat sebelah mata oleh calon nasabah yang belum faham manfaat asuransi. Ada banyak alasan calon nasabah yang belum minat untuk berasuransi, diantaranya adalah karena masih bayar cicilan kontrakan, bayar cicilan motor atau mobil, dll. Padahal bila kita berasuransi uang yang diinvestasikan tidak akan hilang, karena untuk masa depan keluarga. Asalkan seorang nasabah asuransi mematuhi kewajibannya untuk membayar premi tepat waktu pada tanggal jatuh tempo. Sehingga di kemudian hari akan merasakan manfaat asuransi, yaitu proteksi (perlindungan) bila terjadi resiko pada tertanggung.

Ibuku sangat menyukai dunia pemasaran. Seringkali ibuku menawarkan produk-produk kesehatan kepada para relasinya. Walaupun hasil penjualannya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Aku sebagai anaknya hanya membantu memasarkan produk-produk kesehatan tersebut melalui blogku yang selalu diperbaharui. Aku salut melihat hasil kerja ibuku yang pantang menyerah. Sayangnya, jiwa marketing yang
dimiliki oleh ibuku tidak timbul dalam diriku, sepertinya sifat itu menurun ke adikku. Dia gemar memasarkan koleksi pribadi kartu-kartu Yu-Gi-Oh! kepada teman-temannya di komunitas Yu-Gi-Oh! Indonesia.

Perjuangan ibuku akan selalu menjadi contoh dalam kehidupanku, kelak bila aku sudah berkeluarga, anak-anakku menjadi anak yang takut pada Allah SWT, patuh pada orang tua, tegar dalam menghadapi kehidupan dan peduli pada lingkungan sekitar. Karena pendidikan pertama diberikan oleh orang tua yang baik akan menghasilkan anak yang memiliki budi luhur tinggi, agar berguna bagi nusa dan bangsa. Aamiin.

2 thoughts on “Perjuangan Seorang Ibu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s