Menjelajah Kidzania Indonesia


kidz logo

Ayoo…..siapa yang belum pernah berkunjung ke Kidzania Indonesia? Lokasinya di Mal Pacific Place lantai 6, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Kawasan Niaga Sudirman (SCBD), Jakarta 12190. Senin, 8 Desember 2014 rombongan dari TK Trisula Perwari 2 tiba di Kidzania Indonesia pukul 08.30 WIB. Toko-toko di dalam Mal Pacific Place masih banyak yang belum buka. Di sekeliling masih terlihat gelap, karena lampu-lampunya belum semuanya dinyalakan.

Rombongan TK Trisula Perwari 2Anak-anak didik TK Trisula Perwari 2

sedang antri menuju ke lantai 6, Pacific Place

Para petugas Kidzania Indonesia sudah berkumpul untuk memandu kami ke lantai 6. Para peserta anak didik dan pendamping dipasangkan gelang berwarna oranye, namun ada juga yang berwarna merah atau hijau (disesuaikan dengan usianya) di tangan kiri. Selain itu, para peserta anak didik diberikan cek untuk mengambil uang kidzos di counter Bank Central Asia (BCA).

antri menuju liftAntri menuju lift ke lantai 6

Para peserta anak didik terlihat antusias saat menuju lift untuk ke lantai 6. Aku dan wali kelas TK A (Cik Yuli) ingin bersama para siswa-siswi di satu lift, sayangnya lift “menjerit” tanda sudah over load (kelebihan muatan). Akhirnya aku dan Cik Yuli berpindah ke lift lainnya. Kami saling berpandangan dan tersenyum, karena kami sadar berat badan dan beban di tas lumayan berat.

di dalam liftAnak-anak didik TK Trisula Perwari 2 tertegun

saat naik lift menuju lantai 6

Saat kaki sudah berpijak di lantai 6, rombongan TK Trisula Perwari 2 antri untuk registrasi ulang. Gelang berwarna diperiksa kembali oleh petugas, khawatir ada yang terlewat belum dipasangkan. Karena gelang berwarna sebagai tanda masuk terusan untuk para peserta anak didik yang ingin bermain peran di wahana-wahana Kidzania Indonesia.

Registrasi UlangAnak-anak didik sedang registrasi ulang

Oleh Ibu Kepala Sekolah Neni Rukmini Wirasastra, S.Pd, kami para pengajar yang mendampingi ditugaskan untuk membawa rombongan masing-masing anggotanya berjumlah 7-8 orang. Memasuki arena permainan Kidzania Indonesia, kami harus melalui pemeriksaan yang sangat ketat. Bagi pengunjung yang membawa makanan dari luar Kidzania, langsung disimpan oleh petugas untuk diamankan. Tas punggungku pun tak luput dari pemeriksaan petugas. Dibuka dan diperiksa, sampai para petugas benar-benar yakin bahwa aku tidak membawa makanan.

tukar cek di BCAPenukaran cek di Bank Central Asia Kidzania

Penjelajahan pertama, para peserta anak didik TK Trisula Perwari 2 menukarkan cek ke BCA. Mereka mendapatkan uang kidzos yang boleh ditukarkan jika ingin membeli sesuatu, periksa kesehatan di Rumah Sakit, membuat SIM atau naik taxi yang ada di arena Kidzania Indonesia.

kidzos moneyUang Kidzos

Untuk kali pertama, kelompokku memasuki wahana Metrotv. Para peserta anak didik diajak untuk bermain peran sebagai Penyiar dan Operator Metrotv. Sebelumnya mereka diberikan pengarahan oleh para petugas Kidzania Indonesia.

diberikan pengarahan di Metrotv KidzaniaDiberi pengarahan oleh petugas Metrotv Kidzania

Bagi peserta anak didik yang sudah bisa membaca, dapat bermain peran sebagai Penyiar. Bagi yang belum bisa membaca, cukup menjadi Operator saja di dalam ruangan khusus. Setelah mereka selesai bertugas sebagai karyawan/karyawati Metrotv, para petugas Kidzania Indonesia memberikan uang kidzos sebagai “honor” bahwa mereka sudah bekerja.

Pembagian KidzoPembagian uang kidzos

Penjelajahan kedua memasuki wahana coklat Silver Queen. Para peserta anak didik diajak untuk bermain peran sebagai karyawan/karyawati pabrik coklat Silver Queen. Mereka diberikan penjelasan mengenai asal mula coklat hingga dikemas menjadi coklat Silver Queen. Para peserta anak didik duduk saling berhadapan dan petugas dari Kidzania Indonesia memberikan cetakan coklat. Setelah coklat cair dicetak, dimasukkan ke dalam lemari pendingin.

di dalam pabrik Silver Queen KidzaniaSuasana di dalam Silver Queen Factory

Saat para peserta anak didik sedang asyik-asyiknya mencetak coklat, tiba-tiba lampu mati! Ruangan menjadi gelap gulita. Fazha salah seorang anak didik dari TK Trisula Perwari 2 berteriak histeris, karena dia takut kegelapan. Ibunya pun berusaha untuk masuk ruangan, tapi oleh petugas Kidzania Indonesia sudah ditenangkan. Sepuluh menit kemudian, lampu kembali nyala.

Coklat yang dimasukkan ke dalam lemari pendingin tadi sudah membeku dan para peserta anak didik memasukkannya ke dalam kemasan Silver Queen untuk dibawa sebagai tanda hasil karya mereka. Tak lupa petugas Kidzania Indonesia memberikan uang kidzos untuk apresiasi mereka sudah bekerja di pabrik coklat Silver Queen.

di dalam pabrik IndomieSuasana di dalam Indomie Factory

Penjelajahan ketiga dilanjutkan ke wahana Indomie. Namun, kapasitas anak yang berada di wahana ini hanya 6 orang, sedangkan dari pihak luar rombongan TK Trisula Perwari 2 sudah ada 2 orang yang antri. Akhirnya para peserta anak didik yang tidak dapat masuk ke wahana Indomie dialihkan ke wahana Specs Sepatu Olahraga. Karena wahananya bersebelahan, sehingga aku mudah untuk mengawasi mereka.

di dalam pabrik sepatu SpecsSuasana di dalam Specs Shoes Factory

Selesai bermain peran di wahana Indomie para siswa-siswi diberikan mie instan yang dikemas dalam sebuah tas berbentuk balon dan uang kidzos. Di wahana Specs, para peserta anak didik diberikan Kartu Identitas Pegawai Sepatu Olahraga Specs dan uang kidzos.

souvenir IndomiePembagian souvenir dari Indomie Factory

ID Card SpecsKartu Identitas Specs Shoe Factory

Sedang asyik bermain, Ibu Kepsek memanggil kami karena waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 WIB. Rombongan diharapkan berkumpul di area food court Kidzania Indonesia. Setelah para peserta anak didik selesai bermain peran di wahana Indomie dan Specs, kami langsung bergegas untuk kumpul di area food court Kidzania Indonesia.
Dengan lahapnya para peserta anak didik menyantap makan siang : ayam goreng tepung dan nasi putih. Ada juga yang tidak nafsu makan, karena di pikirannya hanya ingin melanjutkan penjelajahan di wahana-wahana yang belum sempat dikunjungi. Aku masih menikmati makan siang, lumayan melelahkan mendampingi para siswa-siswi yang memiliki karakter berbeda-beda.
Tanpa aku sadari, satu per satu mereka sudah diajak Cik Yuli, Cik Lastri, Cik Pipin dan mba Tirah untuk memasuki wahana berikutnya. Rombonganku sudah berpencar entah kemana. Akhirnya aku sempatkan untuk menunaikan ibadah shalat Dzuhur. Setelah shalat Dzuhur, aku memantau di setiap wahana yang ada sambil mencari anggota rombonganku yang telah berpencar.

Air Asia factoryAir Asia Factory

Ternyata mereka sedang bermain peran di wahana Air Asia sebagai Pilot dan Pramugari. Ada juga yang sedang antri di wahana Wafer Tango untuk membuat wafer coklat. Orang tua/Wali anak didik cukup meringankan beban tugas kami sebagai pendamping dari pihak sekolah TK Trisula Perwari 2. Karena mereka selalu bersama putra/putrinya saat kami sedang berada di wahana lain untuk mengawasi para peserta anak didik yang ikut menjelajah Kidzania Indonesia tanpa pendamping.

di dalam pabrik TangoAnak-anak didik sedang membuat wafer coklat

di Tango Factory

Penjelajahan keempat dilanjutkan ke wahana Indomaret. Petugas Kidzania Indonesia memberikan pertanyaan untuk menyeleksi siapa anak yang pantas sebagai kasir dan pembelinya? Bagi para peserta anak didik yang sudah bisa membaca dapat bermain peran sebagai kasir Indomaret. Bagi para peserta anak didik yang belum bisa membaca bermain peran sebagai pembeli Indomaret.

di dalam IndomaretSuasana di dalam Indomaret Factory

Di tengah permainan, terjadi peristiwa yang membuatku tercengang. Sebab salah seorang anak didik berteriak : “Cik Ika….basah nih..basah!” sambil menunjuk ke arah celananya. Ternyata dia ngompol, karena sudah tidak tahan menahan pipis. Aku langsung menghampirinya, tapi aku dicegah oleh pihak Indomaret Kidzania Indonesia, “Maaf..Bu tidak boleh masuk ke dalam.” “Iya…tapi itu ada yang ngompol, Mas.” Wajah petugas tersebut seketika berubah menjadi masam, karena wahananya “disiram” pipis seorang pengunjung.
Anak didik yang ngompol tadi aku tanya,”kamu bawa celana ganti ngga? Kenapa kamu tadi ngga bilang sama Cik Ika kalau mau pipis?” Dia hanya tertunduk dan menjawab, “celanaku ada di bus, Cik Ika.” “Trus bagaimana? Kalau celanamu aku copot, nanti kamu telanjang. Sudah ya…ngga apa-apa, pakai celana ini saja sampai pulang.” Dengan airmata yang berlinang, akhirnya dia ikhlas memakai celana basah. Petugas Indomaret Kidzania Indonesia pun dibuat kewalahan dengan air seni yang menggenang di lantai.

Zam-zam dan FazhaZam-zam dan Fazha sudah mendapat SIM Kidzania

Penjelajahan kelima membuat Surat Izin Mengemudi, aku langsung mengajak mereka ke wahana Honda Indonesia. Ternyata persyaratannya harus periksa kesehatan terlebih dahulu di Rumah Sakit Kidzania Indonesia. Berputar-putar mencari Rumah Sakit, tidak tahunya berdekatan dengan Honda Indonesia.
Yang mengikuti tes kesehatan Zam-zam dan Fazha. Tetapi yang keluar pertama hanya Zam-zam, Fazha aku tunggu sampai 10 menit belum keluar juga dari Rumah Sakit.

Untungnya para peserta anak didik diberikan kalung nama dari pihak sekolah. Karena sudah terlalu lama menunggu, aku tanya petugasnya, “Mas bisa minta tolong carikan anak yang bernama Fazha di atas.” Alhamdulillah….Fazha ditemukan petugasnya sedang kebingungan mencari jalan keluar. Kami langsung bergegas membuat SIM di Honda Indonesia.

bagian Imigrasi KidzaniaGelang berwarna dilepas tanda permainan di Kidzania berakhir

Pukul 14.30 WIB, Ibu Kepsek memanggil kami untuk berkumpul di area food court karena sudah saatnya kembali ke sekolah. Karena hari sudah mulai sore, khawatir jalan macet. Penjelahan di Kidzania Indonesia pun berakhir. Para peserta anak didik sudah membawa kenang-kenangan yang indah dan menikmati penjelajahannya dengan bermain peran yang berbeda-beda.

menunggu busRombongan TK Trisula Perwari 2 sedang menunggu bus

Informasi lebih lengkap tentang Kidzania Indonesia, silakan kunjungi situs : http://www.kidzania.co.id

kidzania

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s